Dilansir dari laman delikjateng.com – BLORA, Pelaksanaan Rapimnas PPDI 2018 di Kabupaten Blora Sabtu (14/7) diikuti perangkat Desa seluruh Indonesia di hotel Arra Amandanu Cepu. PPDI berharap ada kepastian status tersebut, karena status perangkat desa hingga saat ini masih belum jelas.
Para peserta Rapimnas melalui panitia pelaksana mengatakan, mereka akan secara bersama sama berangkat ke istana negara Jakarta, menagih aspirasi bilamana tidak ada kejelasan dan realisasi . “Kami ingin perangkat desa jelas statusnya. Masuk aparatur sipil negara, pegawai non pemerintah, honorer atau perangkat lain-lain?” kata Ketua Umum PPDI Mujito .
Rapimnas PPDI 2018 hari ini adalah membahas tentang 2 materi seperti apa yang dijelaskan ketua umum PPDI Mudjito adalah pembahasan kelanjutan Rakernas PPDI di Klaten dan RDPU tahap 2 .
” Semoga pelaksanaan acara Rapimnas ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan apa yang menjadi niat dan tujuan kami”, ucap Djasman .
Dia menambahkan, peranan perangkat desa sangat penting menanamkan nasionalisme ke tengah warga desa. “Perangkat desa ini yang selalu bertemu dengan masyarakat,dengan mewujudkan perangkat Desa yang profesional dan berkualitas,” imbuhnya.